Jumat 5 Juni 2026 - 21:13
Ayatullah A‘rafi: Warisan Inovasi Ilmiah dan Pengabdian Dakwah Abadikan Nama Ayatullah al-‘Uzhma Fayadh sebagai Sosok yang Menonjol

Hawzah/ Direktur Hawzah Ilmiyah Iran mengatakan: Inovasi-inovasi ilmiah dan fikih di samping pengabdian keagamaan dan dakwah Ayatullah al-‘Uzhma Fayadh, khususnya peran beliau yang tak terlupakan dalam menghidupkan kembali ritual jalan kaki Arba’in serta pelayanan sosial dan kultural kepada negara dan rakyat Irak dan Afghanistan, telah menjadikan beliau sebagai pribadi yang menonjol.

Berita Hawzah – Ayatullah A‘rafi, Direktur Hawzah Ilmiyah Iran, dalam sebuah pesan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ayatullah al-‘Uzhma Fayadh, salah satu marja‘ taklid Irak. Berikut teks pesannya:

Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn
(Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali)

Imam Ja‘far Shadiq as bersabda:
“Apabila seorang alim wafat, maka akan timbul celah dalam Islam yang tidak akan tertutup oleh sesuatu pun hingga Hari Kiamat.”

Pada awal Hari Raya Allah yang terbesar, Idul Sa’id Ghadir, dan pada hari-hari penyempurnaan agama dan penuntasan nikmat, kepergian menuju alam malakut marja‘ agung taklid, Hadhrat Ayatullah al-‘Uzhma Haji Syekh Muhammad Ishaq Fayadh (semoga Allah menyucikan pusaranya), menimbulkan kesedihan yang mendalam.

Beliau yang termasuk di antara murid-murid terkemuka Ayatullah al-‘Uzhma Khui (semoga Allah menyucikan ruhnya yang suci), sepanjang kehidupan beliau yang penuh kebaikan dan keberkahan, tidak pernah berhenti berupaya dalam menegakkan kalimat Allah dan menyebarkan ajaran murni Ahlulbait as. Karya-karya ilmiah dan fikih yang banyak dan sangat berharga yang beliau tinggalkan merupakan simpanan berharga bagi hawzah-hawzah ilmiyah.

Inovasi-inovasi ilmiah dan fikih, di samping pengabdian keagamaan dan dakwah dari marja‘ besar ini, khususnya peran beliau yang tak terlupakan dalam menghidupkan kembali ritual jalan kaki Arba’in serta pelayanan sosial dan kultural kepada negara dan rakyat Irak dan Afghanistan, telah menjadikan beliau sebagai sosok yang menonjol.

Saya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya alim rabbani ini kepada hadirat Imam Zaman (semoga Allah mempercepat kemunculannya), para marja‘ agung taklid (semoga keberkahan mereka berkelanjutan), khususnya marja‘iyah agung Najaf, Hadhrat Ayatullah al-‘Uzhma Sistani (semoga Allah memanjangkan naungannya yang mulia), Pemimpin Besar Revolusi Islam (semoga kemuliaan dan naungannya berkelanjutan), hawzah-hawzah ilmiyah Najaf, Qom, Afghanistan, seluruh hawzah ilmiyah, keluarga besar beliau, putra-putra beliau yang terhormat, para murid dan para pecinta almarhum yang berbahagia, serta khususnya kepada rakyat dan pemerintah dua negara sahabat dan tercinta, Irak dan Afghanistan. Saya memohon kepada Allah Yang Maha Esa rahmat dan keridaan bagi marja‘ yang mulia tersebut serta kesabaran dan pahala bagi keluarga yang ditinggalkan. Beliau hidup dalam kebahagiaan dan wafat dalam kebahagiaan.

Alireza A‘rafi
Direktur Hawzah Ilmiyah

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha